Minggu ini…

Minggu ini.

Senaaangg… šŸ˜€

Abi sudah pulang ke rumah. Suami sholeh dapat rezeki umrah gratis selama 10 hari. Setelah tinggal berdua dan merindukan abi, kami kembali menjadi trio kwek-kwek šŸ™‚

Senang lagi karena bocah udah sembuh dari diare.

Emang paling ga enak tuh kalau anak lagi sakit ya.

K mulai ga enak minggu pagi lalu. Ga mau makan, tidur melulu, lemasnya minta ampun, muntah, demam ringan. Karena muntah mulu, saya kasih vometa 30 menit sebelum makan. Muntah berhenti tapi demam naik terus malam itu. Akhirnya ngasih paracetamol juga karena sudah diatas 37,5Ėšc. Lemeesss anaknya, hiks. Saya curiga dia pupupnya keras dan ga bisa keluar, bingung juga mau diapain. Makan kates, semangka, ga mempan.

Dari rekomendasi apoteker, ayah saya beliin liprolac. Yasud, minumlah bocah. Kira-kira 30 menit kemudian… pupup. Alhamdulillah. Saya pikir kelar urusan. Ternyata, sepertinya K bukan konstipasi tapi diare. Syukur juga dikasih liprolac ya, karena memang untuk menyehatkan pencernaan bukan untuk mencairkan pupup. Hasil browsingan, liprolac bisa dipakai untuk diare maupun konstipasi. Isinya lactobacillus, bakteri baik untuk menyeimbangkan kondisi saluran cerna.

Setelah 7 hari, diare K stop. Alhamdulillah.

Buat bunda-bunda yang bingung kalo anak diare, berikut tips dari dokter anak kita, dr. Raihan, SpA. Kita ke dsa karena khawatir sudah 4 hari kok K belum berhenti diare. Ternyata, kalo diare karena virus, biasanya bisa berlangsung sampai 7 hari.

Terapi diare itu ada 5:
1. Kasih lactobacillus, merknya bisa liprolac atau lactoba. Bakteri baik ini bantu menyehatkan saluran cerna. Perlu diingat, anak diare berarti sedang merespon virus atau bakteri yang ada di tubuhnya. Maka, biarin aja keluar. Ga perlu diberi pengeras pupup atau diberhentikan. Note banget ini buat suami saya yang bawaannya mau beli obat stop diare aja, hehe..
2. Jaga jangan sampai dehidrasi. Karena diare, perlu mengganti cairan yang hilang kan. Air putih ga cukup. Bisa kasih oralit, renalyt, atau pedialyt. K ga mau oralit, jadi kita ngasihnya pedialyt yang ada rasanya. Kasih ini tiap habis pup. K saya kasih 110 cc tiap habis pup.
3. Zinckids atau interzinc, pokoknya zinc lah. Ini untuk bantu penyembuhan usus yang luka atau terganggu akibat diare. K minum 10ml dalam sehari.
4. Minim serat. Kalau bisa tanpa serat. No buah kecuali pisang. No sayur sama sekali. Tadinya saya pikir sayuran hijau saja yang dilarang, ternyata K makan wortel aja langsung memicu diare lagi. Makanan lain boleh, terutama BRATY.. yaitu banana, rice, applesauce, toast, yoghurt. Kalo diare yasud makan ini aja.
5. Jaga kebersihan. Make sure tangan bersih setelah cebok. Both tangan anak dan ibu. Soalnya bisa jadi kalau kumannya menyebar, masuk lagi ke anak… ga sembuh-sembuh jadinya.

Begitu.

Senang versi emak-emak cukup sederhana memang. Asal ada suami sebagai partner bisa disuruh-suruh ngapa-ngapain, anak sehat walafiat… bahagia deh :D.

Advertisements

2 Comments

  1. I see you don’t monetize your website, don’t waste your traffic,
    you can earn additional bucks every month because you’ve got high quality
    content. If you want to know how to make extra bucks,
    search for: best adsense alternative Wrastain’s tools

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s