Menjadi ibu

01.35. 

Duh, saya tidak bisa tidur. Blog walking dari tadi, sampai akhirnya scrolling blog favorit saya saat ini Tripping Mom. Saya jadi ingin curhat 😅.

Begini…

K itu males sekolah. Kalo ditanya mau sekolah atau tidak, jawabannya pasti tidak. Tapi ya, kalo diantar ke sekolah, dia juga tidak menolak sebenarnya. Hanya sewaktu-waktu saja K benar-benar menolak dan menangis. Kadang-kadang, dia juga memikirkan modus supaya tidak ke sekolah. Menunda mandi, kemudian mandi yang lama, makan yang lama, sampai to the point bilang tidak mau sekolah.

Saya tentu galau. Hati kecil saya berkata, memang seharusnya bocah seumuran ini nempel sama saya. Entah buat main atau apa lah. Anak ini dititip ke saya, bukan ke Bunda Sita, Bunda Farah, atau Bunda Yuni, di sekolah 😂. Saya tidak anti toddler ke sekolah sih. Alasan saya menitipkan K di PAUD juga karena merasa saya butuh me time, dan percayalah in my case that means working part time in the field I am interested in. Saya juga berpikir, toh disana K cuma main-main, tidak dipaksa belajar. Plus, kalo K sedang tidak mau sekolah, hampir selalu saya biarkan dia di rumah. Saya merelakan waktu kerja saya di pagi hari dan menemani K. Meski harus dikompensasi dengan lembur di malam hari, yang mana sudah kurang work juga untuk saya. Entah sejak melahirkan atau sejak menginjak kepala tiga… Saya gampang ngantuk dan tidak konsentrasi bekerja tengah malam. Walaupun kalau terpaksa, beda lagi ceritanya, hihiii…

Belakangan, modus tidak mau sekolah ini semakin sering. Seringkali, malah muncul di saat saya harus bertemu orang atau menyelesaikan pekerjaan bersama Tim. Bawa K saat kerja itu bukan pilihan karena pasti tidak efektif dan efisien. Akhirnya, terpaksa dititip ke sekolah. Kemudian… Lihat anak nangis, galau lagi 😥. Apalagi kalau baca tulisan soal fitrah anak dan ibu. Ya Allah, pahala saya sesederhana menjaga dan merawat anak dan suami. Pahala nulis laporan juga cuma sekelebat, masa saya mau tukar pahala bersama anak saya dengan ini?

Maka… Bulan Februari ini, saya bertekad. K tidak sekolah lagi. Mudah-mudahan istiqamah. Saya mulai bikin jadwal aktivitas anak nih. Pekerjaan saya sedang tidak banyak juga sekarang. Mungkin saya akan pertimbangkan ambil satu project yang bergaji oke saja. Kalau pun harus lembur tidak berlarut-larut. Tidak terlalu sibuk business trip seperti tahun lalu…hehe. Karim akan kembali ke sekolah saat dia siap. Siapa tau saya malah bisa homeschooling K ya 😇.

Semoga Allah memudahkan niat baik saya. Amin. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s